Tag: Baru

Organisasi Kesehatan Sedunia, WHO, memperkirakan ada sekitar lima hingga sepuluh ribu kasus baru Ebola setiap minggu menjelang bulan Desember.

Asisten Direktur Jenderal WHO, Dr. Bruce Aylward, Selasa (14/10), melaporkan bahwa jumlah kasus baru Ebola telah berkisar sekitar seribu orang dalam sebulan terakhir ini.

Menurutnya, tingkat infeksi tampaknya akan mereda di beberapa daerah, tetapi dia tetap prihatin dengan bertambahnya jumlah kasus di ibukota-ibukota Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Ada lebih dari 8.900 kasus selama merebaknya wabah sekarang ini, dengan virus Ebola membunuh sekitar 4.450 orang.

Perkiraan-perkiraan baru itu muncul sementara kepala misi Ebola PBB di Afrika Barat, Anthony Barbury, mengemukakan dia “amat cemas” bahwa semua yang telah dilakukan untuk melawan merebaknya virus Ebola itu masih belum cukup untuk menghentikannya.

Barbury menyampaikan kepada DK PBB bahwa Ebola harus dimusnahkan sekarang, jika tidak, dunia akan menghadapi krisis
parah yang tidak terbayangkan.

#KasusEbolaperminggu #Ebola #Wabah #DKPBB #WHO

http://www.voaindonesia.com/content/who-kasus-kasus-ebola-baru-dapat-tulari-10-ribu-orang-per-minggu/2484381.html

Kejadian gawat darurat dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, dan memerlukan penanganan yang segera, karena dapat mengancam jiwa atau menimbulkan kecacatan permanen. Kejadian gawat darurat dapat disebabkan antara lain karena kecelakaan lalu lintas, penyakit, kebakaran maupun bencana alam.

 

Salah satu dari tiga pilar utama Program Indonesia Sehat adalah penguatan pelayanan kesehatan, di antaranya meliputi strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, dimana salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).

 

Demikian pernyataan Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M(K) saat membuka Seminar Nasional “Kebijakan, Implementasi dan Kendala Dalam Pelaksanaan SPGDT Pra-RS” dan Workshop ”Penanggulangan Gawat Darurat Pra-RS dan RS” yang diprakarsai oleh Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO) dan Indonesia Healthcare Forum di Jakarta Selatan, Rabu pagi (3/2).

 

Lahirnya sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) dilatarbelakangi karena adanya kebutuhan masyarakat akan suatu sistem penanganan kegawatdaruratan yang standar dan terpadu di Indonesia, dari awal tempat kejadian, selama perjalanan menuju fasilitas pelayanan kesehatan, selama menerima bantuan di fasilitas pelayanan kesehatan sampai paska penanganan.

 

“SPGDT akan melibatkan berbagai unsur seperti tenaga kesehatan, pelayanan ambulans, sistem komunikasi dan masyarakat umum. Untuk mewujudkan SPGDT perlu dibentuk suatu sistem yang terintegrasi, mulai dari pra-Fasilitas Pelayanan Kesehatan, intra Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan antar Fasilitas Pelayanan Kesehatan”, ujar Menkes.

 

Terkait sistem komunikasi SPGDT, Kementerian Kesehatan akan memberikan cara baru dalam pelayanan kegawatdaruratan bidang kesehatan yakni melalui telepon dengan satu kode akses nomor tertentu, yang disebut dengan Pusat Komando Nasional atau disebut National Command Center (NCC) yang akan  memberikan pelayanan selama 24 jam untuk mempermudah akses pelayanan kegawatdaruratan dalam mempercepat respon penanganan korban.

 

Dalam melaksanakan tugasnya, NCC akan berjejaring dengan call center di tingkat Kabupaten/Kota, yang disebut dengan Public Safety Center (PSC). PSC tersebut merupakan bagian utama dari rangkaian  dari SPGDT pra-Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan seperti yang dinyatakan dalam Lampiran Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013, maka setiap kabupaten/kota diamanahkan untuk membentuk PSC. Di dalam SPGDT, PSC akan melakukan pelayanan kegawatdaruratan dengan menggunakan algoritme kegawatdaruratan yang ada dalam sistem aplikasi NCC.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, data Kementerian Kesehatan sampai saat ini baru sekitar 40 Kabupaten/Kota dari total 539 Kabupaten/Kota (7,4%) yang telah membentuk PSC dengan sistem yang beragam sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing.

 

“Saya harapkan jumlah ini akan terus bertambah, dan untuk menunjang keberlangsungan PSC sangat diperlukan dukungan serta peran aktif pemerintah daerah”, imbuh Menkes.

 

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected].

 

Oleh Imran Pambudi

Lebih dari 200 orang muda dari seluruh dunia berjanji untuk mengakhiri TB di Youth Town Hall pertama untuk mengakhiri TB di Jakarta pada 15 Juli 2019. Acara yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI menghasilkan Deklarasi Pemuda yang berani Berjuang untuk Mengakhiri TB , perwakilan pemuda termasuk dari negara-negara dengan beban TB tinggi seperti Bangladesh, India, Indonesia, Kenya dan Filipina, memberikan komitmen dan tindakan utama yang akan mereka lakukan untuk mempercepat upaya untuk mengakhiri TB. Deklarasi ini selaras dengan kontribusi yang diharapkan untuk mencapai target yang ditetapkan dalam deklarasi politik Pertemuan Tingkat Tinggi PBB oleh Kepala Negara, Strategi TB Akhir WHO dan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

“Kami sekarang memiliki komitmen tertinggi untuk mengakhiri TB, tetapi beban TB tetap besar dengan 10 juta orang jatuh sakit dengan TB setiap tahun dan sepertiga kehilangan akses ke perawatan. Kita perlu segera menerjemahkan komitmen ke dalam tindakan untuk menyelamatkan nyawa. Orang muda dengan semangat, dedikasi dan pola pikir inovatif mereka adalah aset penting dalam upaya untuk mengakhiri TB. Mereka juga merupakan kelompok usia yang menanggung beban penyakit terberat yang menyebabkan penderitaan bagi mereka dan keluarga mereka serta menyebabkan kematian. Kaum muda dapat memainkan peran utama untuk menjadi katalisator aksi – aksi nyata untuk mengakhiri TB”, dikatakan Dr. Tereza Kasaeva, Direktur Program TB Global WHO. “Kita perlu semua tangan untuk menghapus pembunuh nomer satu ini, untuk memastikan tidak ada pemuda yang tertinggal dalam mengakses perawatan dan untuk memungkinkan partisipasi pemuda yang bermakna dalam pengambilan keputusan di semua tingkatan. Balai kota pemuda ini adalah langkah pertama yang kritis dalam arah ini, dan saya mendesak lebih banyak pemuda untuk bergabung dengan gerakan penting ini untuk mengakhiri TB “.

Youth Town Hall untuk mengakhiri TB diselenggarakan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bekerja sama dengan CISDI, kegiatan ini menyediakan platform untuk keterlibatan aktif dan bermakna bagi para pemimpin muda dalam upaya untuk mengakhiri TB. Deklarasi yang dihasilkan dari Town Hall ini menyoroti 6 bidang tindakan utama yang dapat mengambil manfaat dari keterlibatan pemuda yang lebih besar: membangun kesadaran yang lebih besar dan kapasitas kaum muda untuk berpartisipasi secara bermakna dalam upaya mengakhiri TB; memerangi stigma dan diskriminasi; mengadvokasi dukungan psikososial dan sosial ekonomi untuk para penyintas TB untuk memungkinkan mereka menjalani kehidupan yang bermakna; mempromosikan penelitian dan inovasi; mengadvokasi pendanaan untuk menutup kesenjangan; dan mempromosikan kolaborasi multisektoral dan akuntabilitas dengan partisipasi pemuda. Acara ini dihadiri pemuda dari lebih 15 negara dan berbagai kelompok pemuda dari dalam negeri seperti Pramuka, Penggiat Media Sosial dan Aktivis yang bergerak dalam pendampingan pasien TB.

Meskipun ada kemajuan selama beberapa dekade terakhir, TB tetap menjadi pembunuh menular terkemuka di dunia, mengklaim hampir 4.500 nyawa sehari. Menurut WHO, tidak ada negara di dunia yang bebas dari TB. TB tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan, tetapi juga berdampak pada masyarakat dan ekonomi negara. Perkiraan pendorong utama dari kerugian semacam itu akan kehilangan produktivitas tenaga kerjanya karena ketidakhadiran, penularan penyakit dan kematian dini.

whatsapp-image-2019-07-30-at-15-07-33

Indonesia menjadi pemimpin dalam mempromosikan keterlibatan pemuda yang lebih berarti dalam menghadapi tantangan paling mendesak di dunia. Sebagai negara dengan populasi pemuda tertinggi setelah Brasil, India, dan Cina, menyediakan ruang bagi pemuda dalam mengembangkan bangsa menjadi agenda Kementerian Kesehatan saat ini. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Nila Moeloek, SpM (K), Menteri Kesehatan, Indonesia menyampaikan : “Setelah menjadi tuan rumah Youth Town Hall Wilayah Asia Tenggara dan Nasional pertama yang dihadiri oleh lebih dari 1.600 orang muda, kami percaya bahwa ini mencerminkan semangat dan energi yang harus diambil oleh kaum muda dalam mengatasi tantangan pembangunan. Indonesia memang menghadapi tantangan signifikan dalam kesehatan. Itulah sebabnya, kami membutuhkan lebih banyak pemangku kepentingan, termasuk orang muda, untuk bergabung dengan kami memerangi TB”.

Dalam kesempatan yang sama, Madhusudan Kaphle, advokator pemuda dalam dunia bebas TB berkata “Sebagai orang yang melek teknologi, kaum muda dapat mengoptimalkan kemajuan teknologi dan media digital membantu mengatasi beberapa masalah untuk mengakhiri TB seperti memerangi stigma dan diskriminasi, membangun kesadaran yang lebih kuat tidak hanya terhadap penyakit dan dampaknya, tetapi juga lingkungan sekitarnya, sistem pendukung, memberdayakan orang dengan TB untuk menjadi produktif, mengadvokasi masalah dan mendapatkan dukungan keuangan dalam mengatasi tantangan, dan untuk mempromosikan akuntabilitas dan tindakan untuk mengakhiri TB pada tahun 2030, ”

Keesokan harinya, lebih dari 150 perwakilan dari program TB nasional, mitra dan masyarakat sipil dari 20 negara berkumpul di Pertemuan Global ke-14 Kelompok Kerja Publik Private Mix (PPM) di Jakarta, Indonesia pada 16-18 Juli. Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Stop TB Partnership dengan dukungan dari USAID dan Global Fund. Pertemuan dibuka oleh Menteri Kesehatan RI dr. Nila Moeloek dan berfokus pada kemajuan negara menuju adopsi dan peluncuran PPM Roadmap (diluncurkan pada 2018) untuk menutup celah dalam perawatan dan menjangkau semua orang yang terduga menderita TB. Ini adalah Pertemuan Kelompok Kerja pertama di mana ada perwakilan yang dari advokasi masyarakat sipil dan pemuda untuk memungkinkan keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat yang terkena dampak dalam upaya meningkatkan PPM. Pada sambuatan pembukaan, Menteri Kesehatan menyampaikan “Pada dasarnya, PPM dapat menguatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi diantara seluruh layanan TB yang termasuk dalam jejaring PPM. Selain itu, jejaring ini juga dapat menguatkan kapasitas dalam pelayanan TB. Jejaring ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan mengatasi kesenjangan antar fasilitas kesehatan dalam hal ketersediaan sumber daya.”

“Negara-negara membuat kemajuan dalam mengadaptasi peta jalan PPM dan meningkatkan keterlibatan penyedia layanan kesehatan publik dan swasta untuk memastikan akses ke perawatan TB yang berkualitas untuk semua orang dengan TB. Namun masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai target Deklarasi Politik Pertemuan Tingkat Tinggi PBB tahun 2022 tentang TB, ”kata Dr. Tereza Kasaeva, Direktur Program TB Global WHO. “WHO berkomitmen untuk mendukung negara, terutama dalam memastikan pemantauan yang lebih kuat untuk akuntabilitas, dan dalam memastikan pendekatan PPM juga mencakup pencegahan TB serta upaya untuk mengatasi TB yang resistan terhadap obat dan TB pada masa kanak-kanak.”

Acara yang juga dihadiri oleh Pengelola Program TB dari 34 provinsi ini meninjau tantangan dan peluang untuk memperluas PPM mengingat komitmen tingkat tinggi untuk mengakhiri TB dan menghubungkan perkembangan menuju Cakupan Kesehatan Universal dan pembiayaan kesehatan. Strategi untuk memanfaatkan teknologi digital dan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat sipil untuk tata kelola dan akuntabilitas yang lebih baik juga dibahas secara luas.

Pada kesempatan ini juga dilakukan kunjungan lapangan ke 5 fasyankes yang melayani TB di DKI Jakarta, yaitu : RSP Persahabatan, RSI Cempaka Putih, Puskesmas Setiabudi , Puskesmas Kramat Jati dan Klinik PPTI. Para peserta merasa sangat senang dan puas mengikuti field visit ini karena mendapat banyak inovasi-inovasi yang dilakukan di fasyankes yang dikunjungi mulai dari pelibatan masyarakat sipil, pelayanan yang lebih manusiawi terhadap pasien TB Resisten Obat serta bagaimana koordinasi antara fasyankes pemerintah dan swasta dalam hal pencatatan dan pelaporan.

Pada akhir pertemuan, perwakilan dari program TB nasional, mitra dan masyarakat sipil memuji kerja Kelompok Kerja PPM dan WHO, dan berjanji untuk bekerja dengan WHO dan mitra dalam mempercepat upaya PPM. Para peserta juga memuji kesiapan Indonesia dalam penyelenggaraan acara ini yang sangat berkesan bagi mereka. Pertemuan Global selanjutnya dari Kelompok Kerja PPM pada tahun 2020 diharapkan untuk fokus pada kemajuan, tindakan dan akuntabilitas dalam implementasi Peta Jalan PPM. (IP)

Jakarta, 8 Maret 2023

Dalam beberapa dekade terakhir telah terjadi penyebaran penyakit baru dan penyakit lama yang muncul kembali berupa zoonosis atau penularan penyakit dari binatang ke manusia. Pemerintah mengantisipasi kejadian tersebut dengan menerbitkan Permenko PMK nomor 7 tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru, pada Rabu (7/3) di gedung Kemenko PMK, Jakarta.

Ancaman zoonosis dan penyakit infeksius baru di Indonesia diprediksi akan terus meningkat dan berpotensi terjadinya eskalasi penyakit yang berdampak pada aspek sosial, ekonomi, keamanan, dan kesejahteraan rakyat.

Sebesar 60% penyakit yang menginfeksi manusia itu berasal dari binatang, dan sekitar 75% berupa infeksi baru. Beberapa penyakit baru tersebut menimbulkan wabah dan pandemi dan salah satunya adalah COVID-19.

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan beberapa kasus penyakit-penyakit lama yang merupakan penyakit zoonosis yang bisa menular kepada manusia adalah antraks, leptospirosis, dan rabies.

“Proses surveilans tidak hanya dilakukan pada manusia saja tetapi pada binatang. Sehingga surveilans tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan tapi juga Kementerian Pertanian dan juga kementerian lain terkait,” ujar Prof. Dante di gedung Kemenko PMK, Rabu (8/3) di Jakarta.

Sebagai contoh, penyakit leptospirosis banyak terjadi di kota-kota besar dengan pemukiman padat. Leptospirosis berasal dari hewan kemudian menginfeksi manusia lewat urin atau darah hewan yang terinfeksi.

Penyebab leptospirosis adalah bakteri leptospira interrogans yang bisa ditularkan oleh anjing, babi, kuda, sapi, dan tikus.

Penyakit ini bisa mengakibatkan wabah seperti flu burung yang disebabkan virus H5N1. Di Ekuador dan Kamboja, flu burung telah terdeteksi pada November 2022.

Pemerintah Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk mencegah penularan penyakit yang bersumber dari binatang. Langkah tersebut dilakukan melalui Permenko PMK nomor 7 tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru.

“Peraturan ini akan memperkuat surveilans kita bahwa surveilans tidak saja dilakukan untuk manusia tetapi akan dilakukan juga untuk hewan dan beberapa hewan peliharaan,” ucap Prof. Dante.

Butuh koordinasi yang dikomandoi oleh Menko PMK sehingga surveilan tersebut bisa melibatkan berbagai macam sektor antara lain Kementerian Pertanian dan Kementerian Dalam Negeri.

Menko PMK Prof. Muhadjir Effendy menjelaskan terdapat faktor yang mempercepat munculnya penyakit baru antara lain urbanisasi, perusakan habitat asli yang memungkinkan manusia dan hewan hidup berdampingan, perubahan iklim dan ekosistem, perubahan populasi, dan mutasi genetik mikroba.

“Kawasan Asia Tenggara menurut WHO memiliki kondisi yang mudah penyebaran infeksi baru. Indonesia merupakan salah satu negara hotspot di Asia yang punya risiko tinggi terjadinya penyakit infeksius baru dan dapat berdampak pada terjadinya kedaruratan ketahanan kesehatan nasional,” ungkap Menko Muhadjir.

Terbitnya Permenko PMK ini, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan, deteksi, dan respons menghadapi potensi terjadinya pandemi di masa mendatang. Ancaman zoonosis dan penyakit infeksius baru di Indonesia diprediksi akan terus meningkat dan berpotensi memberikan dampak pada kesejahteraan rakyat.

“Kebijakan lintas sektor tersebut perlu diiringi dengan penguatan komunikasi, koordinasi, dan peningkatan kapasitas di semua kementerian dan lembaga terkait dengan pemerintah daerah,” tutur Menko Muhadjir.
Sayangnya, menurut Prof. Muhadjir, sampai sekarang pemerintah daerah kurang menyadari akan hal itu. Padahal undang-undang sudah mengamanatkan itu menjadi fokus pemerintah daerah.

“Dengan adanya Permenko PMK ini mudah-mudahan mengingatkan pemerintah-pemerintah daerah baik di provinsi maupun kabupaten/ kota di Indonesia bahwa ada urusan yang selama ini agak nyaris terabaikan yaitu pencegahan penyakit zoonosis dan penularan baru,” ungkapnya.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (D2).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Partner Link’s

slot gacor adalah web handal yg bisa bikin kalian melayang

slot gacor yg membuat anda termual mual saat merasakan kemenangan

slot gacor adalah website unggulan yg di luncurkan di wakanda

bro138 website yg membutuhkan tingkat kesantunan tinggi

bos88 memiliki tingkat keamanan yg sangat tinggi

jasa pbn

slot gacor anda puas kami lemas

sbobet88 anda segan kami enggan

hokitogel bisa memberikan kecemasan jika anda merasakan kemenangan dahsyat

slot gacor hari ini selalu hadir dengan paksaan dari kalian

Hoki99 bisa dibilang dapat memberikan kemenangan maksimal jika kalian sopan

best 188 hadir dengan nuansa baru

Garuda138 kenapa jokowi harus ada JK ? karna kalo gada jadi oowi

Stars77 keren itu relatif jelek itu pasti

daftar dolar138 See the stars that glows and feel with love

link alternatif ligaciputra I don’t wanna miss it

batman138 daftar hey wait up wait up don’t you run too fast

link alternatif luxury333 Because I care we care though the story must go on

luxury138 link alternatif Don’t cry I want you to know that we still need you

luxury333 rtp Don’t cry listen to our heart and never whisper

hoki99 link alternatif login Don’t try to forget our dreams and get away with it

paris77 link alternatif Listen to the radio

luxury111 link alternatif We used to sing along with our song hey

langit69 rtp Our memories stay inside

qqmacan rtp Come on everybody come outside and share your dreams

luxury12 login Don’t you fake it, fake it, fake it, fake it

zeus138 link alternatif Kau dekati diriku

mild88 login Walau hanya sesaat

panen138 demo Semua terasa nyata

link alternatif imbaslot situs anti rubuh

ajaib88 login situs sakti banget

cipit88 login dengan kemenangan terbaik

airbet88 login terbaik saat ini bosku

link alternatif sikat88 paling rekomendasi

link alternatif asia77 paling disarankan semesta

stars77 link alternatif terbaik di era sekarang ini

indogame login paling terbaik saat ini ya bro

kdslots rtp paling di anjurkan brokuh

link win88 paling sangat disayangkan

betcash303 login paling dicintai

link alternatif bigwin138 paling enak buat di gas

bdslot88 link alternatif cocolan terbaik saat ini

cocol88 rtp terbaik di era nya penjajah sekarang

slot138 rtp saran terbaik cari uang

panen77 rtp one only one time

gudang 138 tempat cari nafkah terbaik sekarang

gas138 link alternatif enak banget buat di coba

zeus 138 terbaik di era sekarang

link sky77 bisa langsung di cocol sekarang

link hoki99 enak banget nih bro cocol sekarang

babe 138 enak di gas tanpa beban

luxury 777 enak dah coba aja sekarang jangan engga’

elang game tanpa basa basi semesta

roma77 rtp paling enak banget buat di gas cuk

kilat 77 enak banget ini endul gimana gitu

maxwin 138 solusi dapat keuangan terbaik

link alternatif bosswin168 enak banget gas sekarnag’

merdeka 138 sekarang wajib cocol